''Bayangan Perundungan"
Di sudut sekolah, bayangan menghantui,
Ketakutan dan ketidakamanan merayapi.
Kata-kata tajam seperti belati,
Membelah jiwa, meninggalkan luka abadi.
Ketakutan dan ketidakamanan merayapi.
Kata-kata tajam seperti belati,
Membelah jiwa, meninggalkan luka abadi.
Si perundung tertawa, menganggapnya lucu,
Meremehkan, menghina, membuat tak berdaya.
Tapi hatinya kosong, penuh kebencian semu, Mengapa cinta dan kasih sayang terenggut begitu saja?
Meremehkan, menghina, membuat tak berdaya.
Tapi hatinya kosong, penuh kebencian semu, Mengapa cinta dan kasih sayang terenggut begitu saja?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar